Jumat, 11 Oktober 2013

Empat Sunnah Rasul Sebelum Tidur

Diposting oleh Unknown di 04.18 0 komentar
 



Rasulullah berpesan kepada siti Aisyah ra.

“ Ya, Aisyah! Jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu :

1. Sebelum khatam al-Quran
2. Sebelum menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat
3. Sebelum para muslimin meridhai engkau
4. Sebelum engkau melaksanakan haji dan umrah “

Bertanya siti Aisyah :
“Ya Rasulullah ! bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika? “

Rasul tersenyum dan bersabda :

1. “Jika engkau akan tidur , membacalah surat al –Ikhlas tiga kali
Seakan-akan engkau telah meng-khatamkan Al-Quran

” Bismillaahirrohmaan irrohiim,
‘Qulhuallaahu ahad’ Allaahushshamad’ lam yalid walam yuulad’ walam yakul lahuu kufuwan ahad’ ( 3x ) “

2. "Membacalah shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku" maka kami semua akan memberimu syafaat di hari kiamat “

“ Bismillaahirrahmaan irrahiim, Allaahumma shallii ‘alaa Muhammad wa’alaa aalii Muhammad ( 3x ) “

3. “Beristighfarlah” untuk para mukminin maka mereka akan meridhai engkau

“ Astaghfirullaahal adziim aladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih ( 3x )

4. Dan perbanyaklah “bertasbih, bertahmid , bertahlil dan bertakbir” maka seakan-akan engkau telah melaksanakan ibadah haji dan umrah

“ Bismillaahirrahmaan irrahiim, Subhanallaahi Walhamdulillaahi walaailaaha illallaahu allaahu akbar ( 3x )

dan setelah mengamalkan Sunnah, jangan lupa membaca doa sebelum tidur "Bismillahirrahmanirrahiim. Bismika Allahumma Ahya wa Amuut"

Cara Merawat Wajah Secara Alami

Diposting oleh Unknown di 03.52 0 komentar


Wajah merupakan salah satu bagian tubuh yang menjadi perhatian utama bagi setiap orang, baik pria maupun wanita. Untuk itu banyak cara merawat wajah yang dilakukan untuk mendapatkan wajah yang sehat, putih, bersih dan terbebas dari jerawat. Setiap orang pasti ingin mempunyai wajah yang sehat dan bersih, sehingga tidak sedikit pula biaya yang dikeluarkan untuk melakukan perawat wajah. Mulai dari perawatan ke salon, klinik bahkan sampai ke dokter kecantikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


Sebenarnya cara merawat wajah tidak susah, hanya tergantung bagaimana cara kita merawatnya dan membersihkannya. Semua bisa dilakukan dengan mudah jika sahabat telah mengetahui jenis kulit dan produk kecantikan yang cocok, sehingga kulit wajah akan mendapatkan perawatan yang tepat dan terbebas dari komedo dan jerawat yang mengganggu. Sebaiknya lakukanlah perawatan yang menggunakan bahan-bahan alami sehingga kulit wajah akan terbebas dari efek samping yang dapat merusak kulit.

Cara merawat wajah secara alami dapat dilakukan dengan cara :  

- Sebelum menyentuh daerah wajah, sebaiknya cucilah tangan terlebih dahulu dengan air bersih agar terbebas dari kuman dan bakteri.

- Sebaiknya biasakanlah untuk membersihkan wajah dengan pembersih dan penyegar yang cocok dengan jenis kulit sahabat, setiap pagi dan malam, atau setiap kali keluar dari rumah.

- Rajinlah mencuci muka setiap kulit wajah terasa kering atau saat pulang dari bepergian.

- Selalu pakai pelembab wajah setiap akan beraktifitas diluar rumah, agat kulit wajah tetap terjaga dan terbebas dari sinar ultraviolet (UV) yang dapat menyebabkan flek hitam.

- Sebaiknya luangkanlah waktu sekitar 2-3 menit setiap malam, untuk memijat kulit wajah setiap sebelum tidur. Hal tersebut dilakukan agar mengilangkan letih pada wajah dan memberikan warna kulit agar tetap sehat dan cerah.

- Biasakanlah menggunakan masker wajah minimal 2 kali dalam 1 minggu, agar kotoran yang menempel pada wajah akan terangkat dan wajah akan menjadi lebih bersih dan segar.

- Perbanyaklah mengkonsumsi air putih setiap hari, minimal 8 gelas perhari agar kulit wajah tetap terlihat cerah dan segar.

- Minumlah Vitamin E setiap hari untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam.

- Olahraga secara teratur, agar kulit tetap kencang dan tubuh pun akan terbebas dari berbagai penyakit.

Setelah mengetahui cara merawat wajah diatas, sebaiknya  juga bisa mencoba cara merawat wajah secara alami berikut ini :

* Jeruk Nipis
Jeruk nipis mempunyai kandungan Vitamin C dan zat anti oksidan yang bermanfaat untuk mengecilkan pori-pori, menghaluskan dan mencerahkan kulit wajah. Caranya juga sangat mudah hanya dengan membelah jeruk nipis menjadi 2 bagian, setelah itu peras dan ambil airnya, lalu oleskan pada kulit wajah secara merata. Diamkan kurang lebih selama 10 - 20 menit, kemudian cucilah wajah dengan air hangat, dan lanjutkan membasuh wajah dengan air dingin.

* Apel
Buah apel mempunyai manfaat untuk mengurangi kelebihan minyak pada wajah, sehingga dapat digunakan dalam merawat muka. Caranya adalah hancurkan buah apel dengan menggunakan blender, sebaiknya jangan menambahkan air sedikitpun pada saat apel di blender. Setelah itu oleskan pada wajah selama 30 menit, lalu bilaslah dengan air bersih.

* Tomat
Tomat kaya akan zat anti oksidan yang dapat membantu mengatasi iritasi pada kulit akibat sinar matahari, mengurangi komedo, dan mencerahkan warna kulit wajah. Caranya haluskan 1 buah tomat, lalu campurkan dengan 1 sendok madu, oleskan pada wajah dan diamkan selama 15 menit. Kemudian basuhlah wajah dengan air hangat.

* Pisang
Buah pisang dapat bermanfaat untuk meremajakan kulit dan membuat kulit wajah menjadi lembab dan kenyal. Caranya cukup mudah, hanya dengan mengambil 1 buah pisang ambon, kupas kulitnya dan hancurkan buahnya. Setelah itu tambahkan 1 sendok madu kedalam pisang yang telah dihancurkan tadi, dan oleskan secara merata pada wajah dan diamkan selama 30 menit.  Lalu bersihkan dengan kapas dan air hangat.

* Mentimun
Mentimun mempunyai manfaat untuk mengangkat noda-noda hitam pada wajah dan dapat membuat wajah terlihat bercahaya. Caranya ambil 1/2 mentimun, kupas hingga bersih. Lalu tambahkan 1 sendok susu tanpa lemak, 1 sendok yoghurt. Blender semua campuran tadi hingga halus, setelah itu oleskan pada wajah selama 20 menit dan bilaslah dengan air hangat.



Sunnah-Sunnah Saat Menyembelih Hewan Kurban

Diposting oleh Unknown di 03.33 0 komentar


1. Disunnahkan yang berkurban menyembelih sendiri.
Dari Anas bin Malik berkata: “Sungguh aku melihat Rasulullah menembelih hewan kurbannya dengan tangan beliau seraya meletakkan kakinya di atas punggungnya” (Sunan Ibnu Majah)
Jika tidak bisa maka hendaklah hadir dan menyaksikan, Sesuai Sabda Rasulullah:
Dari Umran bin Husain berkata: Rasulullah saw bersabda: “Wahai Fatimah bangkitlah dan saksikanlah hewan kurbanmu, sesungguhnya dosamu yang pernah kamu lakukan diampuni bersamaan dengan tetesan darah pertama dari darahnya yang mengalir, dan bacalah: ‘Inna shalatiy wa nusukiy wa mahyaya wa mamati lillahi Rabbil ‘Aalamiin laa syariika lahu wa bidzalika umirtu wa ana minal muslimin’ “ (HR. Al Baihaqi)

2.  Mengasah alat untuk menyembelih hingga tajam.
“Sesungguhnya Allah telah menetapkan ihsan (berlaku baik) atas segala sesuatu, maka jika kalian membunuh, berlaku baiklah dalam membunuh dan jika kalian menyembelih, maka berlaku baiklah dalam menyembelih. Dan hendaklah salah seorang dari kalian mempertajam pisaunya dan tenangkanlah sembelihannya (dengan mempercepat kematiannya)”. (HR. Ahmad, Muslim dan Ashabus Sunan yang empat)

3. Tidak mengasah pisau di depan hewan sembelihan, tidak menyembelihnya di hadapan hewan yang lain dan tidak menariknya dengan keras/ kasar.
Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Rasulullah r melewati seseorang yang meletakkan kakinya di perut kambing sambil mengasah pisaunya, sedang kambing tersebut melirik ke arahnya, maka beliau r bersabda, “Mengapa tidak kamu lakukan (mengasah pisau) sebelum ini? Apakah kamu ingin membunuhnya dua kali, tidakkah kamu mengasah pisaumu sebelum kamu membaringkannya”. Hadits shahih diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dan Al Hakim. Lihat Ash-Shahihah (no. 24)

4. Menghadap kiblat
Dilakukan dengan membaringkan kambing atas sisinya yang kiri kemudian meletakkan telapak kaki yang kanan di atas sisi kambing yang kanan, sehingga memudahkan bagi penyembelih untuk memegang pisau dengan tangan kanan dan menahan kepala kambing dengan tangan kiri. Lihat Fathul Bari (10/15).
Adapun unta maka sunnah dalam menyembelihnya adalah dalam keadaan berdiri yaitu terikat (kaki kiri depannya) dan berdiri di atas ketiga kakinya yang lain. Berdasarkan dalil firman Allah I, “…maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukan unta-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur”. (Qs. Al Hajj: 36).

5. Berdo’a dengan do’a yang diajarkan Rasulullah saw:
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, ya Allah sesungguhnya ini dari-Mu dan untuk-Mu”. HR. Abu Daud, “Ya Allah terimalah dariku”. (HR. Muslim)

 

Desi Komalasari Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Emocutez